Kamis, 10 April 2014

TUGAS IBD (Ilmu Budaya Dasar)


 Pembunuhan Ade Sarah

Mayat yang ditemukan di Tol JORR Kecamatan Bekasi Barat dengan mengenakan gelang Java Jazz Festival berhasil teridentifikasi. Korban diketahui bernama Ade Sara Angelina Suroto berumur 19 tahun. korban diketahui beralamat di Jalan Layur, Jakarta Timur. Dalam identitas yang terlacak itu, korban tercatat sebagai mahasiswi semester 2 Perguruan Tinggi Bunda Mulia jurusan Psikiater, Jakarta Utara. Ia dihabisi oleh Hafiz (19) dan Asifah (19) dengan cara dipukul dan disetrum di dalam mobil. Tak hanya itu, mulut korban juga disumpal oleh pelaku dengan koran.

Motif Pembunuhan
 Sesosok mayat perempuan bergelang “Java Jazz” ditemukan di Tol JORR Kecamatan Bekasi Barat. Setelah dilakukan identifikasi, diketahui identitas korban bernama Ade Sara Angelina Suroto, umur 19 tahun.
Menurut Kabag Humas Polres Bekasi Kota, AKP Siswo, korban yang bernama Sara itu diketahui merupakan seorang mahasiswi di Universitas Bunda Mulia, Jakarta Utara. “Dia mahasiswi semester 2,” kata Siswo, Kamis (6/3/2014), kemarin.
Tidak lama setelah identitas korban terungkap, aparat Polres Kota Bekasi pun akhirnya berhasil menangkap 2 pelaku pembunuhan Sara. Menurut Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Rikwanto, salah satu pelaku merupakan mantan pacar korban.
“Pelaku bernama Hafitd (19), dia mantan pacar korban,” kata Rikwanto. Menurut Rikwanto, Hafitd ditangkap saat melayat jenazah korban di RS Cipto Mangunkusumo, Salemba, Jakarta Pusat, kemarin sekitar pukul 16.00 WIB.
Setelah menangkap Hafitd, petugas pun berhasil menangkap pelaku kedua yang bernama Assyfa alias Sifa (19), pada pukul 17.00 WIB. Petugas mengamankan Sifa saat masih berada di tempat kuliahnya.
“Di Universitas Kalbis di Pulomas, Jakarta Timur,” kata Rikwanto.
Dari hasil pemeriksaan terhadap kedua pelaku, diketahui pelaku menghabisi nyawa Sara karena motif asmara. Hafitd yang merupakan mantan pacar Sara mengaku sakit hati karena Sara tidak mau dihubungi lagi olehnya.
“Motif pembunuhnya ini, pelaku sakit hati kepada korban karena tidak mau lagi dihubungi atau ditemui oleh pelaku (Hafitd),” kata Rikwanto.
Sementara itu, Sifa ikut membunuh Sara karena takut Hafitd jatuh cinta lagi kepada Sara. Pasalnya,Sifa merupakan pacar baru Hafitd. Selain itu, diketahui juga bahwa Sifa sendiri merupakan kawan lama Sara.
“Assyfa takut Hafitd jatuh cinta kembali ke Ade (Sara),” ujar Rikwanto.
Karena motif tersebut, Sifa pun membantu Hafitd untuk menjebak Sara dengan mengajaknya bertemu. Setelah melakukan pertemuan tersebut, ketiganya pergi menggunakan mobil Haftid. Di tengah perjalanan kedua pelaku menyiksa Sara hingga tewas lalu mayatnya dibuang di tol.


 Kronologi pembunuhan ade sarah

Kasus pembunuhan Ade Sara menghebohkan berbagai jejaring sosial dalam satu hari terakhir. Unggahan foto pasangan tersangka pembunuh Ahmad Imam Al-Hafitd dan Assyifa saat diinterogasi polisi membuat sejumlah netizen geram. Pasalnya dalam foto itu keduanya terlihat. Assyifa bahkan tersenyum saat difoto.
“Nih gan para pelaku lagi diinterogasi polisi, masih sempet2nya senyam senyum narsis.  Tulis pengguna Kaskus dengan akun bernama Ksatriaaax sembari membagikan foto dalam ruang interogasi.
Foto yang diunggah di salah satu thread di Kaskus ini segera disambar oleh puluhan Kaskuser. Kaskuser mengecam perbuatan pasangan ini dengan menyebut keduanya sebagai pasangan yang terganggu secara kejiwaan.
“anak muda gaul jaman sekarang maenannya bunuh2an sakit hati doang pake bunuh segala,” tulis akun a.k.a.ipit.
“cacat tuh pasangan, semoga langgeng di penjara,” Ace.Spade
Dalam thread ini pengunggahnya menceritakan, tersangka lelaki Hafitd yang akrab disapa Hafiz bahkan sempat mengucapkan belasungkawa sesaat setelah mengetahui kematian Sara sudah diendus media.
“Tragis gan! Sepasang pembunuh tersebut ikut berbela sungkawa seakan-akan mereka tidak tahu apa yg terjadi (biar dikata pembunuh profesional kayak di film film gan,” tulisnya.
Sebelumnya baik Hafitd maupun pasangannya Assyifa  mengucapkan belasungkawa di twitter. Lewat akun @ASSYIFARS, gadis yang akrab disapa Syifa ini bahkan mengumpat pelaku pembunuhan untuk menutupi kebohongannya.
Akun pasangan ini kini tidak bisa ditemui di media sosial. Akun @itstatan mengungkapkan keduanya telah mengubah nama akun menjadi @Aaaaangin dan @Avatarrrrr1 dan telah diproteksi. Sayangnya hal ini sulit dikonfirmasi.
Media sosial Twitter tak kalah heboh dengan Kaskus. Bullying juga terjadi di microblogging berlogo burung ini.
“Buka detik.com liat foto pembunuh Sara lagi tersenyum. Itu foto udah ketangkep? Kalo iya, sakit jiwa parah mereka,” @ferdiriva.

“Kaget lihat foto 2 sejoli pembunuh Ade Sara yg diambil Detik di kantor polisi sepertinya. Yg perempuan tersenyum loh,” @kikionugraha

“Mau dihukum msh bsa snyum fotonya ? Astaga X_X,” @ayujuliani.

?”Agak enek liat pasangan pisikopat ini,” @cumansarah.
Kasus pembunuhan Ade Sara Angelina Suroto, 19, memang terbilang sadis. Kedua tersangka pelaku memukul dan menyetrum korban di dalam kendaraan mobil berjenis city car di sepanjang jalan dari Jakarta Selatan menuju Jakarta Timur.

Setelah pingsan, pelaku menyumpal mulut korban dengan koran hingga meninggal dunia, kemudian jasad Sarah di Jalan Tol Bintara Kilometer 41 JORR.

Korban juga dicekik, dan di tubuhnya terdapat luka lebam di bagian paha dan tangan akibat tindakan penganiayaan. Selain itu, ditemukan lembaran kertas di tenggorokan Ade Sara.

Sebelumnya, Humas Polresta Bekasi Kota AKP Siswo di Bekasi mengatakan Ade Sara tewas akibat pembunuhan dengan cara dicekik.
“Ditemukan juga dalam tenggorokan korban ada sejumlah lembaran kertas. Kemungkinan dia dipaksa untuk memakannya saat peristiwa pembunuhan berlangsung,” kata Siswo.
Pelaku pembunuhan berupaya menghapus jejak kejahatannya dengan menghilangkan identitas korban. Saat ditemukan, tidak terdapat satu pun identitas yang melekat pada tubuh korban. Yang tertinggal hanya pakaian putih dan celana hitam dengan sebuah gelang bertuliskan “Java Jazz Festival”.
Menurut Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Komisaris Besar Polisi Rikwanto di Jakarta, Kamis (6/3/2014) malam, pelaku adalah sepasang kekasih, Hafitd dan Assyifa. Sedangkan, Hafitd adalah mantan kekasih Ade Sara.