DIGIAL CULTURE
Pekembangan dunia digital sudah
mancapai semua aspek dari segi bisnis, ekonomi, hiburan, transportasi, dll.
Karena dengan digital dapat lebih efisien dan lebih akurat dalam proses
pengerjaannya dibandingkan dengan kinerja manusia yang memiliki rasa lelah. Hal
ini lah yang sudah dipakai di seluruh Negara didunia baik Negara maju maupun
Negara berkembang, di dunia ekonomi seluruh pembisnis sudah dapat melakukan
transaksi online diman transaksi tersebut dimana transaksi tersebut lebih
bermanfaat karena kita dapat melakukan dimana saja dan dalam keadaan apa saja.
Kita dapat menggunakan laptop, telepom genggam atau apa saja yang terkoneksi
dengan internet unutk melakukan transaksi online.
Transaksi online menggunakan telepon
genggam. Ini juga lah yang sudah menjadi perkembangan alat komunikasi didunia.
Sekarang telepon genggam multifungsi dapat melakukan banyak hal tidak hanya
untuk telepon atau sekedar mengirim pesan singkat. Telepon yang ada sekarang
sudah mampu untuk melakukan banyak hal seperti menyimpan lagu, camera untuk
mengambil gambar atau foto, akses internet untuk tambahan komunikasi, bahkan
dari segi hiburan handphone sekarang sudah ada yang bisa untuk menonton
televisi. Hamper semua orang di dunia ini sudah memiliki alat komunikasi
tersebut bahkan pada zaman sekarang alat komunikasi itu sepertinya wajib baik
dari kalangan atas, kalangan menengah maupun kalangan bawah. Dan sudah banyak
orang yang menggantungkan hidupnya dengan handphone.
Tidak hanya didunia komunikasi,
sarana umum juga sekarang sudah menggunakan digital yang dapat lebih efisien
dan lebih teratur. Contohnya adalah lampu lau lintas. Itu merupakan salah satu
alat digital yang sudah ada diseluruh tempat untuk mengatur arus lalu lintas
sehingga tugas polisi dapat menjadi lebih ringan dengan ada nya lampu lalu lintas
tersebut.
Hal-hal yang dibicarakan diatas
adalah dari sisi positif dari dunia digital yang sangat cepat berkembang
sehingga kita tidak dapat menghentikannya, tetapi dari sisi yang berbeda
perkembangan dunia digital juga memiliki sisi negative.
Sisi negative dari perkembanagan
dunia digital adalah penyalah gunaan perkembangan tekhnologi. banyak yang
memanfaatkan perkembangan tekhnologi untuk melakukan hal yang jahat seperti
pencurian, perampokan, penipuan dan untuk aksi pendukung teroris. Dari segi
pencurian sudah banyak hacker yang menggunakan perkembangan tekhnologi unutk
mengambil uang dari rekening orang lain yang tidak dia kenal. Dan ada pun dari
segi penipuan sudah banyak orang yang menipu dengan memanfaatkan perkembangan
teknologi yang menggunakan telepon genggam, dll. Dan sudah banyak yang menjadi
korban.
Tidak hanya orang dewasa yang
menjadi korban dari perkembangan dunia digital, hal yang paling parah adalah
anak kecil yang menjadi korban yang sangat besar dari perkembangan dunia
digital. Anak kecil sekarang sudah dapat menggunakan barang-barang dunia
digital seperti akses internet tiada batas, hal yang anak kecil belum cukup
umur untuk mengetahuinya tapi mereka dapat segera tau karena akses yang tiada
batas di dunia internet. Anak kecil dan remaja sangatlah labil dan masih butuh
bimbingan oleh karena itu peran orang tua sangat mempengaruhi perkembangan
mental anaknya. Dan anak-anak zaman sekarang pun lebih suka menonton televisi
dan bermain game dibandingkan dengan main teman-temannya diluar rumah yang
menggerakan anggota tubuhnya.
Pengaruh Perkembanagan Dunia Digital
Terhadap anak Pra Sekolah
Usia prasekolah merupakan suatu fase
perkembangan fisik dan mental manusia yang sangat unik dan sarat dengan
peristiwa belajar yang cukup menentukan bagi perkembangan pada fase
selanjutnya. Pada fase ini, seorang anak akan terus melakukan proses “merekam”
peristiwa-peristiwa belajar yang dianggap menarik dan menyenangkan. Pada fase
ini muncul pula pengidolaan pada bentuk-bentuk atau pengalaman yang dianggap baik
dan dijadikan sumber inspirasi dalam, sebagai bentuk aktivitas ekspresi. Sumber
inspirasi tersebut dapat berasal berbagai media, salah satunya digital game.
Penelitian didasari oleh
permasalahan mengenai bentuk-bentuk ekspresi anak yang dipengaruhi oleh stimulus
aktivitas rutin yang dilakukannya, salah satunya bermain games. Bermain games
secara sosial masih dipertentangkan sebagai sebuah aktivitas yang membawa
manfaat tinggi terhadap perkembangan kejiwaan anak usia prasekolah namun
demikian juga berdampak negatf. Pada kenyataannya, aktivitas bermain games
tidak dapat dilepaskan dengan rutinitas anak usia prasekolah, terutama di
perkotaan. Pada perkembangan selanjutnya, produk games memberikan beragam
stimulus yang menghadirkan memori menyenangkan dan digunakan sebagai referensi
dalam bentuk-bentuk ekspresi yang diciptakan oleh anak usia prasekolah
tersebut.
Hingga saat ini masih terdapat
dikotomi mengenai dampak digital game terhadap perkembangan kejiwaan anak,
sehingga penggunaan digital game sebagai media pembelajaran formal masih
dipertentangkan. Dengan menggunakan metode penelitian kualitatif, secara
ilmiah, penelitian ini bertujuan mengungkap pengaruh digital game terhadap
eskpresi gambar anak usia prasekolah. Dengan pendekatan ini, dilakukan pengukuran
secara kualitatif mengenai komponen-komponen pengalaman bermain digital game
yang digunakan kembali oleh anak sebagai sumber imajinasi berkreasi dalam
bentuk gambar eskpresi. Penelitian yang dilakukan dengan menggunakan lima orang
anak usia prasekolah dengan sebelas buah gambar ekspresi yang mereka buat
sebagai sampel, dilakukan analisa terhadap obyek-obyek visual, bahasa rupa dan
ikonisitas yang muncul dalam gambar-gambar tersebut.
Diketahui bahwa terdapat hubungan
yang cukup kuat antara aktivitas bermain digital game yang dilakukan anak
dengan bentuk kreasi dalam gambar ekspresi. Hubungan tersebut berupa munculnya
karakter-karakter dalam digital game dan peristiwa visual yang dituangkan ke
dalam bingkai gambar ekspresi dengan konten dan tema yang relatif paralel.
Bentuk-bentuk ikonisitas yang muncul dalam ekspresi gambar anak berada pada
tingkatan yang berbeda, bergantung pada intensitas dan jenis digital game yang
dimainkan. Diketahui pula bahwa tayangan televisi yang memiliki konten sama
dengan digital game akan memperkuat imajinasi dan keterikatan anak dengan
karakter yang mereka sukai. Secara ringkas, penelitian menghasilkanbeberapa
temuan berikut:
- Pertama, game digital merupakan salah satu media interaktif yang digunakan anak sebagai sarana belajar dan bermain;
- Kedua, dalam usia pra-sekolah, aktivitas belajar dapat dimodifikasi sedemikian rupa dengan menggunakan sarana-sarana belajar anak yang mendorong kreativitas dan merangsang komunikasi verbal dan non-verbal secara menyenangkan, salah satunya melalui media gambar,
- Ketiga, secara ilmiah, terbukti bahwa terdapat pengaruh yang cukup erat antara kebiasaan bermain digital game dengan daya imajinasi anak terhadap penggambaran suatu tokoh atau peristiwa;
- Keempat, terjadi penyaluran bentuk-bentuk tanda (ikonisitas) mulai dalam bentuk yang paling sederhana hingga dalam bentuk yang cukup variatif dalam ekspresi gambar yang dihasilkan anak usia prasekolah;
- Kelima, terdapat perbedaan yang cukup signifikan antara gambar yang dipengaruhi oleh digital games dan gambar yang tidak terpengaruh. Hal ini terlihat dari konten cerita, bentuk objek dan sumber rujukan yang digunakan dalam proses penciptaan karya-karya tersebut;
- Keenam, anggapan bahwa bermain digital game dapat membawa pengaruh buruk terhadap kemerdekaan berkreasi, secara ilmiah dapat dibuktikan bahwa anggapan tersebut kurang tepat;
- Ketujuh, digital game jika diberikan dalam porsi yang proporsional dapat menjadi sarana pembelajaran yang komunikatif dan memiliki nilai positif cukup tinggi bagi proses pembelajaran anak usia prasekolah.
Dampak dan Masalah Yang Timbul akibat Perkembangan
Digital yang Cepat
Teknologi Informasi dan Komunikasi
tidak hanya membawa dampak yang signifikan dalam perkembangan dan kemudahan
dalam kehidupan kita, namun juga memudahkan kita dalam aktivitas kita dalam
kehidupan sosial. Contohnya teknologi dalam hal ini Teknologi Informasi dan
Komunikasi (TIK) memudahkan kita dalam berinteraksi jauh, lintas kota, pulau
bahkan lintas negara dan benua sekalipun. Dengan adanya fitur dalam TIK (yaitu:
internet) yang dewasa ini sering disebut social networking atau jejaring
sosial, kita dengan mudahnya berinteraksi dengan kolega, teman lama, teman
kerja, pacar bahkan orang yang baru anda kenal sekalipun. Berikut ini
dijabarkan berbagai dampak Teknologi Informasi dan Komunikasi dalam kehidupan
aktivitas sosial :
a) Perubahan pola pikir pria dan wanita.
Banyak pakar berpendapat bahwa kini
semakin besar porsi wanita yang memegang posisi sebagai pemimpin, baik dalam
dunia pemerintahan maupun dalam dunia bisnis, bahkan perubahan perilaku ke arah
perilaku yang sebelumnya merupakan pekerjaan pria semakin menonjol. Data yang
tertulis dalam buku “Megatrend for Women : From Liberation to Leadership”
oleh Patricia Aburdene dan John Naisbitt (1993) menunjukkan bahwa peran wanita
dalam kepemimpinan semakin membesar. Semakin banyak wanita yang memasuki bidang
politik, sebagai anggota parlemen, senator, gubernur, menteri (ex : Hillary
Clinton) dan berbagai jabatan penting lainnya yang biasanya di bawah kendali
kaum pria.
b) Meningkatnya rasa percaya diri masyarakat
Kemajuan ekonomi di negara-negara
Asia melahirkan fenomena menarik. Perkembangan dan kemajuan ekonomi telah
meningkatkan rasa percaya diri dan ketahanan diri sebagai suatu bangsa akan
semakin kokoh. Bangsa-bangsa barat tidak lagi dapat memandang sebelah mata
bangsa-bangsa Asia. Secara tidak langsung keterkaitannya dalam bidang TIK
disini adalah negara maju Asia dalam bidang ekonomi, Korea, Jepang dan China
merupakan negara dengan tingkat ketergantungan dan perkembangan TIK yang
tinggi.
c) Tekanan dan Kompetisi yang meningkat
Kompetisi dan tekanan di berbagai
aspek kehidupan sebagai konsekuensi globalisasi dan dampak dari meningkatnya
pengetahuan yang merupakan dampak langsung dari Teknologi Informasi dan
Komunikasi (TIK), akan melahirkan generasi yang disiplin, tekun dan pekerja
keras.
d) Kemudahan dalam aspek sosial dan bermasyarakat
Dengan Teknologi Informasi dan
Komunikasi (TIK) aktivitas sosial dan bermasyarakat tidak lagi menemui
kesulitan. Beberapadiantaranya adalah yang hangat di telinga kita akhir-akhir
ini mengenai berbagai bencana yang menimpa negeri ini, TIK membantu berbagai
aspek, contohnya adalah penggalangan dana yang dilakukan berbagai kalangan di
dunia maya yakni di jejaring sosial, forum dan lain-lain. TIK juga dinilai
sebagai cara jitu dalam kegiatan sosial lain dan membantu media dalam
pengembangannya.
SUMBER: https://edwinghofamz.wordpress.com/2010/10/31/budaya-digital/
Tidak ada komentar:
Posting Komentar